Membahas mengenai gaya busana selalu menarik perhatian saya, apalagi membahas mengenai gaya busana muslim pasti gak akan ada habisnya, karena begitu banyak model busana muslim yang semakin marak beberapa tahun belakangan ini, para desainer juga semakin banyak yang melirik trend busana muslim ini sebagai fashion yang baru dan menjanjikan, bukan hanya para desainer senior banyak juga desainer muda yang banyak mengeluarkan karyanya untuk memperkaya perkembangan fashion muslim di tanah air. Tentunya ini dampak yang bagus untuk perkembangan dunia fashion di Indonesia. Beruntungnya saya hidup di negara yang mayoritas masyarakatnya beragama islam, sehingga bebas untuk berekspresi menggunakan pakaian tertutup yang sesuai syariat agama.
Dengan tema #ScreenshotTheLook, ajang Muffest ini menampilkan keragaman busana muslim kreasi desainer dan label Indonesia, untuk memenuhi selera pasar di tingkat nasional dan internasional. acara ini dikemas dengan sangat menarik, mulai dari fashion show, exhibition (pameran dagang), seminar / talkshow, workshop, competition, community gathering, make over dan lain-lain.
Pada event Muffest ini menampilkan karya desainer dan label busana muslim tanah air, antara lain ada Dian Pelangi, Ria Miranda, Irna Mutiara, Hannie Hananto, Itang Yunasz, Kanaan Shaman, Dwi Iskandar, Nuniek Mawardi, Oka Ciputra dan lain-lain. Selain itu juga di event Muffest 2016 ini menghadirkan rancangan desainer perwakilan Malaysia Fashion Week dan sejumlah desainer dari Turki, Italia, Rusia, Uni Emirat Arab, dan Bangladesh yang tergabung dalam Islamic Fashion and Design Council (IFDC).
Muslim Fashion
Festival yang diadakan di Istora Senayan Plaza Senayan dari tanggal 25 – 29 Mei
2016 merupakan ajang yang sangat bagus untuk memperkenalkan hasil karya anak
bangsa ke dunia luar. Pada hari sabtu (28/05/2016) saya berkesempatan hadir di
ajang Muffest ini atas undangan Komunitas Blogger Crony, untuk menyaksikan
talkshow Datin Norjuma Binti Habib Mohamed (Founder CEO Aidijuma) yang
berlangsung di mini stage Muffest.
Aidijuma
adalah sebuah brand fashion internasional yang berbasis di Malaysia, kali ini
berkerjasama dengan Ms. Franka Soeria (Modest fashion expert alahijab.com
Istanbul modest fashion week, IFC, IFDC, Modanisa). Pada talkshow ini juga
hadir para influencer Instagram yang masing-masing mempunyai fashion hijab di
instagramnya yaitu Hamidah Rachmayanti, Balqis Maurin dan Agistya Hanji.
Ms. Franka
banyak berkecimpung di dunia fashion muslim, beliau mengatakan modest fashion saat
ini sedang berkembang pesat di mana-mana bukan hanya di Indonesia, ada di
Nigeria, Maldive bahkan tempat-tempat terpencil. Tetapi sayangnya masih sangat
lokal alias jalan sendiri-sendiri belum ada event globalnya. Aidijuma merupakan
salah satunya yang aktif berpartisipasi mengikuti event dan dari sini aidijuma banyak
mendapatkan benefit. Indonesia harus aktif, mungkin di negara sendiri kita Berkembang
fashionnya, tapi menurut Franka percuma jika kita hanya berkembang di negara
sendiri kalau tidak aktif mengikuti event internasional, dunia gak akan tahu
kualitas produk kita.
Malaysia
dari segi inovasi memimpin di Asia, negara kita jauh kita butuh kerjasama
dengan negara-negara lain contohnya Istambul, karena Istanbul dekat dengan
eropa, kita butuh banyak Public Relations bukan hanya desainer, untuk
memperkenalkan modest fashion kita ke dunia internasional. Franka mengungkapkan
Aidijuma dalam urusan bisnis nomer satu, tapi fashion jangan hanya mengadakan
show saja tanpa harus ada penjualan. Aidijuma melebarkan sayap diseluruh Malaysia
disemua titik dan sudah mempunyai 20 toko di Malaysia, setelah sukses di negara
sendiri lalu mulai melebarkan usahanya ke luar negeri yaitu membuka toko di
Brunei, selanjutnya akan buat lagi di Turki,
London dan Indonesia.
Aidijuma
setelah bisnisnya sukses dijalani lalu mengaktifkan brandingnya selanjutnya mengikuti
trend yang ada, setelah itu melakukan supply produk, karena ada fashion
desainer yang branding produknya dan ada brand-brand yang supply produknya. Aidjuma
adalah salah satu brand yg supplying produknya. Setelah itu baru mengaktifkan akun
sosial medianya.
Untuk
fashion industri sangat bagus mengaktifkan instagram dan fanpage facebook.
Diluar negeri fanpage facebook sangat penting karena orang luar negeri sangat
banyak melihat itu, agar para influencer mengetahui produk kita. Aidijuma akun
instagramnya mencapai lima ratus ribu follower dan fanpage facebooknya hampir satu
juta follower. Modanisa brand yang dikelola Franka bahkan mencapai dua juta
follower, amazing ya.
Menurut Franka,
orag Indonesia lebih banyak memanfaatkan sosial media facebook pribadi daripada
fanpage, yang terkadang campur-campur untuk posting personal dan promo suatu
produk. Aidijuma salah satu brand yang sangat aktif menjalani promosi melalui sosial
media, salah satu kuncinya harus percaya diri, termasuk kita yang disini harus
percaya diri sebagai blogger semoga bisa jadi blogger internasional kata mbak
Wawa, Founder Komunitas Blogger Crony memberi semangat pada rekan blogger yang
hadir pada talk show Aidijuma, serentak diamini oleh para rekan blogger lainnya.
Sekilas Tentang Bawal Scarf by Aidijuma
Datin Norjuma
bercerita, beliau memulai usahanya merintis pada tahun 2012. Datin mengungkapkan
Di Indonesia kerudung yang beliau jual lebih dikenal dengan istilah Paris
Scarf. Datin ingin menciptakan sebuah karya paris scarf yang unik dan
warna warni, yang khas dan tidak sama dengan yang lainnya, the real design begitu
ungkapnya.
Ketika pertama
kali Datin Norjuma menjual scarf, banyak orang yang meragukan usahanya
tersebut, banyak yang bilang bila menjual scarf tidak akan kaya, merupakan
bisnis kampung dan usaha kecil-kecilan saja, tidak akan bisa menjadi besar bisnisnya,
tetapi Datin Norjuma berpikir bila ada orang yang menjual sepatu, lalu kenapa tidak ada perusahaan yang akan menjual scarf disebuah mal. Setelah itu
beliau membuat konsep store dengan
mendirikan 20 toko di Malaysia, dan 1 toko di Brunei.
Menurut Datin
ketika kita akan memulai suatu bisnis sebaiknya kita tidak hanya memikirkan
masalah fashion saja, tetapi bagaimana kita memikirkan bagaimana rencana bisnis
kita ke depannya. Istilahnya bisnis plannya mesti jelas.
Pada awal
usahanya Datin Norjuma memulainya secara online penjualannya. Datin Norjuma
memberikan tips, ketika kita menjual suatu produk secara online harus
dipastikan gambar atau foto yang kita berikan harus real dan menarik minat
orang, seperti brand besar, contohnya Lazada, Zalora dan lainnya, mereka
memberikan gambar yang menarik, very simple dan cantik, sehingga membuat orang
tertarik untuk membeli produk kita.
Buat saya
ini tips yang sangat jitu, saya sebagai orang yang suka membeli suatu produk
secara online ketika melihat gambar yang menarik tentunya akan menarik minat
saya untuk membelinya, karena ketika kita membeli suatu barang secara online
kita tidak bisa merabanya, hanya panca indera penglihatan kita yang bisa menilai baik
buruknya suatu produk melalui gambar yang menarik, dan tentunya real yah,
karena ketika kita memberikan suatu gambar yang tidak sesuai kenyataan, tentu
akan membuat pembeli akan kecewa dan tidak ingin kembali lagi membeli produk
kita. Saya punya pengalaman juga berjualan online, buat saya memberikan service
yang baik kepada pembeli adalah suatu kepuasan tersendiri, karena ketika
pembeli merasa senang tentu ia akan kembali membeli produk kita suatu saat
nanti. Kunci dari berjualan secara online adalah adanya kepercayaan dan kejujuran.
Datin Norjuma
mengatakan, ketika kita menjual suatu produk yang digunakan untuk diatas
kepala, sebaiknya menjadi suatu brand yang dihormati. Menurut Datin Sebenarnya
Indonesia termasuk yang kreatif di dunia, karena Indonesia merupakan yang
terbaik designnya di dunia. Datin bisa disebut role model karena bisnis plannya
jalan dan sangat perfect. Menurut datin bisnis plannya baru berjalan empat
tahun.
Pada talk
show ini datin Norjuma melakukan demo yaitu memperagakan scarf aidijuma pada
para influencer instagram. Scarf Aidijuma sangat cantik dibuat twist
dan wear, yaitu dibuat dua sisi jadi bisa dipakai secara bolak balik, bisa dibilang
kerudung hemat karena satu kerudung bisa digunakan menjadi dua model, very
simple. Datin mengungkapkan scarfnya bisa dipergunakan dalam segala suasana,
bisa untuk formal, dan bisa dipakai juga untuk sehari-hari.
Para influencer
mengungkapkan mereka menyukai scarf yang simple dan tidak ribet, scarf sekarang
banyak yang mudah digunakan bisa langsung dlilit, simple tapi harus cantik. Menurut
saya produk scarf Aidijuma ini sangat unik, motif-motifnya unik dan cantik. Motif
bunganya cantik saya suka sekali, dan motif cake dan motif burung hantunya
sangat unik dan tidak pasaran, sangat jarang dipasaran. Aidijuma juga menjual
ukuran scarf dengan ukuran besar, kalau di Malaysia biasa dibilang bidang 45, 50 dan 60.
Untuk lebih
tahu lebih banyak tentang scarf Aidijuma, yuk kepoin akun sosial medianya.
wah saya pun juga mau berjumpa dengan darin norjuma, tapi kapam ya
ReplyDeletetgl 15 beliau ke jakarta..
Delete